Me Time
Me time bisa diartikan sebagai kesenangan seseorang saat sendiri. Me time juga dapat dikatakan sebagai saat seseorang menikmati kesendiriannya.
Saya sudah lama ingin menulis tentang me time. Bukan untuk menjelaskan teori tentang me time, bukan untuk menggambarkan bagaimana me time menurut para ahli. Saya menulis sekedar untuk mengamati diri, menuliskan tentang diri, dan berharap ada manfaat yang dapat diambil.
Saya merupakan pribadi introvert, meskipun sering juga berperilaku, bersikap, dan beraktivitas sebagai ekstrovert. Misalnya saja saat saya merasakan sebagai pribadi introvert, tapi saya masuk jurusan Ilmu Komunikasi. Saya juga sempat memiliki komunitas public speaking. Saya masuk ke berbagai organisasi dan komunitas. Bahkan saat ini saya berprofesi sebagai kepala biro Humas di salah satu Yayasan di Kota Bandung.
Ada juga yang menggambarkan saya sebagai ekstrovert, misalnya saya senang bicara dan bercerita. Seringkali dalam berbagai kesempatan, saya menginginkan percakapan dan kurang suka dengan kebisuan.
Well, di tulisan ini saya ingin berbagi kapan, dimana, dan apa saja yang saya lakukan saat me time.
1. Di motor
Berkendara di motor merupakan waktu, tempat, dan aktivitas "me time"-ku.
Bagiku, duduk membelah jalanan merupakan saat-saat menyenangkan untuk menyendiri. Di motor ini saya biasanya berpikir tentang banyak hal, tentang hidup, masa lalu, masa depan, keluarga, pekerjaan, impian, tugas, hutang, dan lain-lain.
Apabila perjalanannya cukup jauh maka akan semakin panjang pemikiran saya. Pemikiran itu beberapa kali membuat saya menangis.
Selain berpikir kesana-kemari, saya juga senang memurajaah hafalan, mendengar ceramah, dan lagu. Aktivitas ini saya lakukan dengan menggunakan earphone. Memang cukup berbahaya namun mungkin karena sudah terbiasa jadinya sampai saat ini aman-aman saja. Meskipun begitu, saya tetap menjaga keamanan berkendara.
Ada lagi yang saya lakukan di motor yaitu membuat karya, khususnya puisi. Dalam beberapa perjalanan, saat mood saya sedang ingin bersastra maka saya membuat puisi. Pernah suatu waktu saya membuat sekitar lima puisi dari berjalan Ciamis ke Bandung.
Intinya berkendara jadi me time yang sangat menyenangkan bagi saya.
2. Di depan komputer dan diary
Hal kedua dari kapan, di mana, dan aktivitas apa di "me time" saya yakni di depan komputer dan diary.
Di sana saya dapat menuangkan apapun yang menjadi kegalauan saya. Tak ada orang yang akan tahu apa yang saya tuliskan. Yaaa kecuali dicuri atau saya izinkan membaca. He.. Hanya sampai saat ini belum ada yg membaca dan mencuri diary saya.
Khusus untuk komputer,
3. Baca buku
Komentar
Posting Komentar