Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Surat untuk calon istriku (6)

Wahai engkau yang aku tak tahu siapa, Ketahuilah bahwa masalaluku tak terlalu terang untuk diceritakan, bahkan lebih lebih tepat untuk dikubur dalam-dalam. Hanya saja, ia tak dapat aku hilangkan karena ia bagian dari hidupku. Masa lalu memiliki dampak pada saat ini, atau mungkin esok hari. Aku hanya dapat memaafkan dan berusaha memperbaiki masalaluku itu. Wahai engkau, Cukuplah engkau ketahui saja kondisi umumku. Takkan kuceritakan masalaluku yang temaram itu. Hanya apabila engkau telah ridha menerimaku maka akan aku ceritakan sisi gelapku. Wahai calon istriku, Apa engkau menerimaku karena istikharah? Apa engkau yakin? Maaf, bukannya aku meragukanmu. Aku hanya ingin memastikan keyakinkanmu. Wahai engkau, Bila penerimaanmu terhadapku karena istikharah maka Alhamdulillah, semoga menjadi jalan kebaikan untuk kita. Jikapun engkau belum istikharah, mohon mengajukan permintaan agar engkau melakukan istikharah kembali. Wahai engkau, Sesungguhnya aku berikhtiar melakukan istikharah se...

Menulis

Menulis adalah cara untuk mencacah pikiran di dalam otak. Menulis adalah cara untuk menghubungkan suatu hal kepada hal lain (asosiasi). Menulis adalah mengikat ide dan gagasan yang terlintas. Hey engkau yang mengaku senang menulis, menulislah kembali. Apalagi kau bilang teman bahasa. Mana bahasamu? Mana katamu? Katanya bahasa itu ekspresi. Mana ekspresimu? Menulislah meski kita anggap tulisan kita tak indah, menulis meski tulisan kita dianggap perlu banyak perbaikan. Jangan mengeluh, tinggal perbaiki saja InsyaAllah.

Surat untuk calon istriku (5)

Aku ingin mensejajarkan diri denganmu. Dengan keimanannmu, semangatmu, mimpimu. Setidaknya izinkan aku berusaha. Jikapun aku tak mampu mensejajarkan diri denganmu, setidaknya aku pernah mencoba. Wahai calon istriku, aku ingin menjadi pemimpin yang baik untukmu. Wahai engkau, aku mendengar jika peran dan tanggungjawab seorang suami itu berat. Sungguh aku memiliki kekhawatiran tak bisa menjadi pemimpin yang baik untukmu. Sesungguhnya aku senantiasa belajar, InsyaAllah. Wahai engkau, suatu waktu aku menyampaikan kekhawatiran kepada kakak perempuanku. Beliau mengatakan, "Aku melihatmu telah berusaha. Sesungguhnya keluarga adalah tempatmu untuk senantiasa belajar." Beliau menyampaikan itu sambil tersenyum karena katanya curhatanku lucu. InsyaAllah sesungguhnya aku akan terus belajar.

Jangan Ganggu Istikharahku

Saya sepertinya perlu melakukan komunikasi serius. Bila perlu melakukan pemaksaan dalam komunikasi ini. Pasalnya ini soal penting dan genting. Suatu waktu saya banyak melakukan istikharah. InsyaAllah masih dan semoga senantiasa saya lakukan. Saya mengistikharahkan banyak hal, tentang pilihan-pilihan yang saya hadapi. InsyaAllah dengan istikharah saya merasa lebih tenang mengambil keputusan. Seiring waktu berjalan, godaan-godaan muncul. Hasil istikharah dipertanyakan. Siapa yang mempertanyakan itu? Ia adalah keraguan dan setan. Maka saya tegaskan saat ini, jangan ganggu istikharah saya. Hati telah tenang memilih, maka jangan lalu goda-menggoda. Sesungguhnya hanya setan dan kelemahan yang tak menginginkan manusia berubah ke arah kebaikan. InsyaAllah saya akan memegang teguh keyakinan, hingga Allah sendiri yang melepaskannya. Sungguh Allah Maha Mengetahui hamba-Nya, mana yang terbaik untuk hamba yang yakin dan tawakal kepada-Nya.

Postingan di Line

https://timeline.line.me/post/_dbaB-vz1S4IONf5mX3DOj5qjmf1Pl5BttZ0eJSM/1144046029402085155

Di jalan cinta para pejuang

Tahun 2015 saya pernah membuat tulisan pendek tentang jalan cinta para pejuang. Tulisan ini merupakan salah satu tulisan terawat dari postingan di Line. Hari ini saya sedang melihat-lihat sejarah tulisan saya selama ini. Atas semua tulisan baik, semoga Allah jadi amal baik, atas semua tulisan buruk semoga Allah ampuni kekhilafan hambanya ini. Bagi engkau yang ingin berkunjul ke Line, silakan mampir ya.

Surat untuk calon istri (4)

Wahai engkau calon istriku, Aku sungguh tak tahu bagaimana keadaanku saat nanti bersamamu, Apakah pertemuan iman ini akan terus bertahan atau imanku kian tipis? Duhai calon istriku, Aku sungguh tak tahu akan menjadi apa aku, Apakah menjadi Nabi Nuh yang sabar atau Firaun yang tercela. Duhai engkau calon istriku, Jika pertemuan ini dilandasi dengan iman, Maka mari kita membangun keluarga dengan nasehat-nasehat kebaikan. Duhai calon istriku, Jangan sungkan mengingatkanku jika aku salah atau lupa, Insyaallah akupun takkan segan menasehatimu dan mengingatkanmu, Insyaallah senantiasa kuusahakan untuk mendalami ilmu agama agar aku dapat membimbingmu dalam beragama. Insyaallah akan aku temani engkau dalam beribadah lalu memberimu masukan, sembari memberimu senyuman terbaik yang kupunya. Duhai calon istriku, Tahukah engkau dimana tempat shalat terbaik bagi laki-laki? Tahukah engkau bahwa lelaki juga harus menjaga aurat? Tahukah engkau jika suami tak boleh memberikan rizki syub...

Surat untuk calon istriku (3)

Untukmu calon istriku, Aku telah mencermati diriku, Ya begitu saja, Aku penuh dengan kekurangan.. Aku bukan orang yang tanpa cela, Aku bukan penghafal Qur'an mutqin, Aku bukan pengusaha kaya, Aku bukan putera nasab berdarah biru, Aku bukan prajurit bermilitansi tinggi.. Akan kutawari engkau lagi, Ridha-kah engkau betul-betul menemani ?

Jalan yang sama

Dua hari ini saya mengikuti santri siap guna (SSG) angkatan 34. Pertemuan ini merupakan pertemuan kedua dari total delapan atau sepuluh pertemuan. Malam tadi saya dan peserta lain melakukan perjalanan malam dari Daarut Tauhiid Gegerkalong ke suatu tempat. Di antara banyak hikmah yang insyaallah berusaha dipetik, ada hikmah yang membuat saya merasa perlu mujahadah lebih. Tanpa mengeluh, dengan pengorbanan yang lebih. Hikmah itu bahwa telah ribuan orang menapaki jalan yang sama di SSG ini, peserta sebelumnya melakukan perjalanan malam juga. Diantara peserta sebelumnya bahkan saya kira banyak akhwat yang menyelesaikan SSG tanpa mengeluh. Lebih dari pada itu, sesungguhnya setiap mukmin yang berusaha dengan dengan Rabbnya melakukan hal yang sama : mujahadah. Di tempat lain dan di waktu lain, mukmin berusaha mendekatkan diri kepada Allah. Tidak hanya berjalan malam, mereka senantiasa berdzikir, senantiasa mendirikan shalat baik wajib maupun Sunnah, ta'amul (berinteraksi) dengan Al-Qur...

Orang tua berdaya

Aku ingin jadi orang tua yang berdaya.
Kita kekurangan kemampuan memahami, meramu, dan menjelaskan ide dan gagasan. Jika hanya copy paste, sudah banyak orang yang bisa. Pemahaman, kemampuan meramu, dan menjelaskan didapatkan dari input kepada pribadi manusia khususnya kepada pikirannya.

Surat untuk calon istriku, Qorry Aina

Engkau yang bukan bernama Qorry Aina jangan cemburu dulu. Qorry Aina artinya bidadari bermata jeli. Setidaknya ada beberapa kemungkinan bagiku siapa itu Qorry Aina : 1. Orang bernama Qorry Aina 2. Bidadari bermata jeli di surga 3. Atau istriku yang menjadi Qorry Aina di hatiku. Qorry Aina adalah sifatnya, dan Qorry Aina adalah julukanku untuknya. Untuk yang pertama, aku punya teman bernama Qorry Aina. Namun bukan beliau maksudku. Yang kedua adalah keniscayaan yang aku harapkan. Qorry Aina adalah bidadari yang Allah pasangkan pada seorang pemuda yang tak beristri di dunia. Kuharap, jika maut lebih dulu menjemput, aku dipasangkan dengan bidadari itu. Untuk yang ketiga adalah juga yang sangat kuharapkan. Bila ia adalah istriku, maka ia adalah penghulu bidadari di surga. Ia adalah permaisuri tercantik dari bidadari tercantik. Ia adalah istriku di surga. Amin Wahai engkau calon istriku, Kuharap aku betul-betul bertemu engkau. Tak perlu menjadi Qorry Aina dalam seketika. Sungguh ak...

Surat untuk calon istriku

Wahai engkau yang entah siapa, ini adalah surat pertamaku untukmu. Surat ini aku tulis agar kucicil pesan-pesan yang ingin kusampaikan kepadamu. Wahai engkau calon istriku, Sesungguhnya aku ingin kita dipertemukan dengan landasan iman. Demikian pula keluarga kita kelak dibangun dengan landasan iman. Semata-mata agar tujuan pernikahan kita hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam. Wahai engkau calon istriku, Ketahuilah bahwa aku begitu takut tak bisa menjadi pemimpin yang baik untukmu. Sejauh aku berusaha hingga saat ini, aku tetap takut tak dapat memberikan yang terbaik untukmu. Begitupula dengan iman yang rapuh ini. Apa justru aku menjerumuskanmu ke neraka? Nauzubillah. Insyaallah aku akan berusaha memberikan yang terbaik yang aku bisa untukmu, untuk surga kita. Wahai engkau calon istriku, Aku meyakini bahwa engkau tengah menjaga diri. Begitupula aku berharap kepada diriku sendiri. Sebelum kehalalan itu tiba, maka saling menjaga dan mempersiapkan diri adalah cara yang paling tepat...

Manusia sempurna

Tak ada manusia yang sempurna. Kita tahu fakta itu dari cermin atas diri kita. Lihat saja sejarah salah selama ini, lihat saja kekurangan kita, lihat saja kelemahan kita sebagai manusia. Meskipun tak ada manusia yang sempurna, namun "kadar baik" manusia itu berbeda-beda. Ada yang kurang baik, cukup baik, baik, baik sekali, dan seterusnya. Kita sebagai manusia pun tak bisa menilai dengan sempurna, akan selalu ada pandangan cacat kepada orang lain. Oleh karena itu, penilaian terbaik atas amal kita dan amal orang lain dikembalikan kepada Allah azza wa jalla. Boleh jadi, kita baik. Namun boleh jadi kita tak baik. Sesungguhnya merasa baik itu menjebak, menjerumuskan. Namun memaki diri juga bukan pilihan yang baik. Maka berusaha menjadi baik adalah titik temu antara keduanya. Sesungguhnya, tak akan kita temui profil manusia sempurna. Tak akan. Kita hanya akan menemui manusia yang memiliki kekurangan dan kelebihan secara spesifik yang berbeda dengan orang lain. Pada titik ini kit...

Lapar

Suatu waktu saya pernah berdiskusi dengan dengan seorang teman. Ia berkata, "kang, saya ini ingin menikah. Bila diibaratkan, keinginan menikah saya ini seperti lapar. Ia perlu dipenuhi dengan makan. Cuma kan, makanannya harus dipilih ya? Tidak sembarang makanan bisa mengenyangkan." Pembicaraan itu berlangsung saat pertemuan kami secara khusus. Tujuan pembicaraannya adalah tentang silaturahmi dan curhatan teman ke saya. Ia ingin bertemu dengan saya untuk membicarakan proses pernikahannya. Meskipun usia teman saya itu lebih tua dibanding usia saya namun kami kerap ngobrol tentang hal ini. Menanggapi perkataannya, saya sampaikan kepadanya, "Kang, lapar bagi seseorang itu bertingkat-tingkat. Nah selapar apa akang ini? Bila lapar dapat membuat akang mati, maka pilihlah santapan terbaik lalu makanlah. Jangan banyak mikir. Adapun bila masih memiliki waktu maka pilihlah dulu." "Sepertinya saya sangat lapar." Katanya. "Ya sudah, di depan akang ada pilihan ...

Aturan kelompok vs kehendak bebas

Di dalam satu kelompok, kita terikat oleh aturannya. Kita mengenal berbagai aturan seperti AD/ART, dan aturan lain guna kelompok yang terorganisasi. Tentu saja anggota akan terikat oleh aturan itu, aturan kelompok. Hal yang paling membuat gerah dari aturan kelompok adalah apabila aturannya tak sesuai dengan kita. Aturannya memenjarakan, menali, dan membatasi. Apalagi bila kita telah mengajukan masukan yang menurut kita baik. Setidaknya seperti itu pikiran manusiawi yang cenderung ingin bebas tanpa aturan dan atau anggota yang memberikan masukan namun tak diindahkan. Mari kita berdialog, antara "aturan kelompok" melawan "kehendak bebas pribadi." Dimana titik temunya? Aturan kelompok dibangun guna kelompok yang terorganisasi. Agar kelompok dapat mencapai tujuannya. Tanpa aturan kelompok, kelompok itu akan seperti gerombolan manusia tanpa arah. Walaupun kelompok manusia seperti itu hampir tak pernah ada. Karena dimana pun, kelompok selalu memiliki aturan. Adapun ke...

SSG 33 untuk 34

Sebetulnya tulisan ini berisi kode untuk seseorang. Hhe, cuma akan saya balut menjadi tulisan yang berlaku untuk banyak orang. Dan semoga yang terkode segera mengode balik. Hhe SSG Santri Siap Guna atau biasa disebut dengan SSG merupakan unit dan aktivitas di Daarut Tauhiid, Bandung. SSG dibentuk oleh Abdullah Gymnastiar yang juga merupakan pembina Yayasan Daarut Tauhiid (DT). Sesuai namanya, SSG diperuntukkan agar peserta menjadi pribadi yang siap berguna untuk umat seluas-luasnya. Karakter yang berusaha dibentuk berorientasi kepada karakter BAKU yakni baik dan kuat. SSG 33 SSG diadakan dua atau tiga kali dalam setahun. Pada awal tahun 2017, SSG sudah mencapai angkatan 33. Pada angkatan itu saya mendaftar menjadi santri. Namun terkendala suatu hal akhirnya saya berhenti di pertemuan kedua (pertemuan setelah pradiklat). Sejujurnya saya sejak lama ingin masuk SSG. Keinginan saya tumbuh sejak memasuki kuliah pada tahun 2012. Adalah kesibukan organisasi saya di kampus yang membuat sa...

Jelimet

Kejelimetan saya rasa yang menjadi alasan kenapa saya susah menuangkan tulisan. Rasanya di otak ini penuh dengan pikiran-pikiran, ide, (juga permasalahan) yang terus berputar-putar di dalamnya. Beberapa hari ini juga sedang padat agenda. Di mulai dengan persiapan halal bi halal Salman ITB (tempat saya ngantor), pelatihan bimbingan teknis multimedia masjid bersejarah Nasional selama 4 hari, pelaksanaan halal bi halal Salman ITB, serta persiapan dan ikut Santri Siap Guna (SSG) angkatan 34. Semuanya hampir dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Saat saya membaca, berdiskusi, mengikuti suatu agenda, biasanya otak saya akan penuh dengan pertanyaan dan gagasan. Tak jarang juga terjadi dialog, yang entah darimana mulainya, mau kemana, dan apa yang diobrolkan. Ya itu, saya sebut dengan ngejelimet. Kadang saya suka saat-saat banyak pikiran, kadang juga bingung saya sedang berpikir apa. He, saya cuma berharap kalau pikiran saya ini jadi investasi hari kemudian. Suatu pemikiran yang saya mulai ...

Sungguh Shubuh itu Dekat

Kalimat "Sesungguhnya waktu subuh itu dekat" merupakan potongan ayat di dalam Al-Qur'an. Ayat itu menceritakan adzab yang akan Allah berikan kepada suatu kaum. Sungguh waktu subuh jadi beberapa acuan di dalam Islam. Sebagaimana dikisahkan bahwa umat Islam (pada beberapa waktu) akan menanti shubuh karena berharap suatu kaum lebih dulu masuk Islam ketimbang diperangi. Sungguh waktu shubuh itu dekat. Sedekat waktu hari esok yang tiba begitu cepat. Waktu 24 tahun saja tidak terasa, apalagi menanti waktu shubuh. Kita kadang merasa bahwa waktu sepertiga malam berlalu begitu kilat. Saat qiyam didirikan, tiba-tiba shubuh datang. Insyaallah semoga kalimat "Sesungguhnya shubuh itu dekat" merupakan ekspresi iman. Kita meyakini bahwa Allah maha berkehendak pada makhluknya. Kita meyakini bahwa Allah menginginkan kebaikan untuk hamba-Nya. Sesungguhnya waktu shubuh itu dekat untuk nenanti sebuah kabar baik. Sebuah pesan dari Tuhan yang Allah titipkan pada lisan.

Kemana orang-orang saat tak aktif media?

Sejak memiliki HP yang kompatibel untuk bermedia sosial, saya jadi lebih aktif membuka berbagai media. Saya juga proaktif mencari tahu dan membuat media sosial yang kekinian. Sampai akhirnya ada pada titik "kecanduan" karena setiap saat hampir membuka media sosial, apakah untuk update status, lihat dan komentar status orang, atau hanya melihat-lihat saja. Saya menunggu-nunggu status orang lain. "Apa ya berita yang baru", "Apa ya status orang?" "Apa ya aktivitas orang sekarang?" Pertanyaan-pertanyaan itu muncul saat bermedia. Saya juga kadang-kadang pusing, "status apa yang mesti saya tuliskan di media sosial?" Pertanyaan dan pemikiran itu kadang menyiksa saya. Bagaimana tidak, ia menyita waktu saya. Saya sadari saat waktu saya jadi tidak efektif di depan media sosial. Saya dapat menghabiskan waktu berjam-jam di depan media sosial dengan berbagai aktivitas, termasuk aktivitas yang mubadzir. Dengan kesadaran itu, saya mencoba mengatur ...

Belakang

Gambar
Saya meyakini bahwa setiap orang punya masa lalu yang tidak berkenan. Dan saya meyakini bahwa saya salah satu orang yang memiliki masa lalu yang tidak berkenan, dan tidak cukup putih untuk sebuah cerita kehidupan. Sungguhpun saya mencoba menghapus masa lalu, ia tak pernah bisa terhapus. Ia terus ada selama saya hidup, bahkan saat saya telah tak bernyawa. Masa lalu adalah bagian dari waktu yang berkaitan dengan hari ini, dan waktu merupakan kehidupan kita sendiri. Well, masa lalu adalah masa lalu. Ia bukan hari ini atau esok, kecuali kita selalu membawa masa lalu kepada realita hari ini. Masa lalu adalah sejarah untuk belajar, bukan dijadikan hantu yang terus mengejar. Untuk hari ini ada esok, apa ada yang berkenan membangun masa depan?

Blogspot Lagi?

Saya memiliki beberapa akun blog, diantaranya adalah blogspot, wordpress, Tumbler, dan aplikasi lain. Beberapa waktu terakhir saya aktif menulis di Tumblr. Hanya sayang setelah beberapa waktu memakainya, saya baru tahu kalau tumblr tidak bisa disalin-tempel. Jadinya saya merasa kurang sreg dengan Tumblr. Berdasarkan sedikit penelurusan di google, saya dapati wordpress dan blogspot masih jadi blog yang diminati oleh banyak orang. Dari pembacaan itu saya tertarik kembali menggunakan salah satu diantaranya yakni blogspot. Kenapa blogspot? Karena tersambung dengan google sehingga saya rasa bisa memudahkan saya dapat mengoperasikannya. Lalu kenapa engga website profesional dengan domain nama sendiri? Insyaallah menyusul. Hhe Sebetulnya saya sudah punya blog di blogspot. Alamatnya permatakomunikasi.blogspot.com , isinya tentang pengalaman penulis dan berisi wawasan komunikasi. Hanya karena rupanya saya juga banyak bercerita tentang pribadi saya maka saya rasa memperlukan blog pribadi tent...

Hikaru

Beberapa waktu yang lalu saya bertanya kepada kakak perempuan saya tentang arti dari Hikaru. Kebetulan beliau sarjana pendidikan dan sastra Jepang di salah satu perguruan tinggi di Bandung. Katanya Hikaru itu artinya cahaya. Pertanyaan itu saya lontarkan karena penasaran. Iseng saja. Apa arti Hikaru? Apa arti kata ini, apa arti kata itu? Saya memang suka bertanya dan mencari. Bagi saya kata menyimpan makna yang bisa dipakai sesuai waktu dan tempat yang semestinya. Cahaya. Sungguh saya mengharapkan itu. Kata Anis Matta, cahaya adalah materi sedangkan gelap adalah ketiadaan. Itu artinya, cahaya adalah ada sedangkan gelap adalah tiada. Sedikit cahaya amat berarti bagi kegelapan, seperti lilin yang menyala di saat malam tiba. Hikaru. Sungguh saya ingin dekat dengan cahaya. Meraih cahaya dengan melalui jalan-jalan cahaya.