Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Puisi Guru : Guru Aku Muridmu

Guru aku muridmu, Yang bertemu denganmu enam jam setiap hari lima hari dalam seminggu, atau 240 jam dalam setahun. Guru aku muridmu, Yang kutahu engkau amat sibuk di pagi hari hingga tak sempat sarapan. Guru aku muridmu, Yang kau ajari aku 1+1 = 2. Kudengar angka itu menjadi algoritma yang rumit untuk menciptakan sesuatu. Guru aku muridmu, Yang kauajari garis dan warna. Kudengar garis dan warna dapat berwujud lukisan maha indah yang dihargai tinggi oleh pecinta seni bercitarasa tinggi. Guru aku muridmu, Yang kau ajari menulis huruf A, B, C, D, Kudengar huruf2 itu dapat menjadi susunan frasa yang indah dan bernas, manfaat dan berkesenian. Guru aku muridmu, yang setiap saat kauteladani sikap dan akhlak terhormat. Kudengar sikap dan akhlak itu menjadikan manusia mulia. Guru, aku adalah bibit, Aku adalah tunas, Aku adalah goresan kuat yang kau buat. Sanjungan untukmu guruku, Yang tulus ikhlas mendidik kami, Yang bersabar mendidik kami, Yang gigih memperjuangkan kecerdas...

Kenapa Dulu Tak Segera Menikah?

Bismillah, ini bukan keluhan hanya cerita pengalaman kemarin sebelum nikah. Sebetulnya keinginan menikah sudah ada sejak tahun 2015. Pada waktu itu saya masuk tingkat 3 di kampus. Pada waktu itu dorongan untuk memiliki pasangan sudah tumbuh. Mungkin karena faktor internal semisal alamiah atau hormonal. Mungkin juga dipengaruhi faktor eksternal semisal sering membaca buku pernikahan, kajian pranikah, tontonan youtube, diskusi, dan seterusnya. Atau mungkin juga keinginan menikah muncul karena faktor internal dan eksternal yang saling melengkapi. Subhanallah, dan alhamdulillah, keinginan itu Allah jaga hingga tak terlalu dalam terjerumus kepada kemaksiatan. Semoga Allah mengampuni kemaksiatan yang disengaja atau yang tak disengaja. Waktu berjalan hingga tahun 2017, keinginan itu semakin besar. Tapi keinginan hanya sebatas keinginan, rasanya sudah mentok karena tidak bisa terpenuhi karena banyak faktor. Faktor itu kalau saya kerucutkan hanya karena satu faktor saja yakni TAKUT. Takut ...