Rumah tangga itu...

"Rumah Tangga itu kerjasama"

Simpulan itu yang saya ambil dari aktivitas sepekan ini.

Selasa pekan ini kakak perempuan saya melahirkan sesar. Sejak saat itu hingga akhir pekan, beliau dirawat di rumah sakit. Otomatis kedua anak laki-lakinya ditinggal di rumah dan tetap perlu diperhatikan. Oleh karena itu, adik laki-lakinya ini hadir untuk membantu mengurus anak-anak kakak.

Saya bersyukur belajar lelah, belajar perhatian, belajar menurunkan ego, belajar memberi, belajar mencurahkan cinta pada anak. Sungguh pembelajaran yang berharga.

Lebih teknisnya, saya jadi belajar memandikan anak, membersihkan kotorannya, menyiapkan makanannya, mengurusi sekolahnya, menangani anak yang tangtrum, menidurkan anak, dst. Alhamdulillah sungguh pembelajaran yang berharga.

Boleh jadi ini cara Allah untuk mendidik dan mempersiapkan saya menjadi seorang suami dan ayah yang lebih baik. Ada ruang-ruang belajar yang Allah berikan sebelum saya menjadi seorang suami bagi istri saya dan ayah bagi anak saya. InsyaAllah Allah cinta saya.

Dalam sepekan ini, "kerja sama" menjadi salah satu nilai dan prinsip yang penting. Bagaimana tidak, setiap orang dituntut untuk menangani suatu hal. Ada yang berjuang melahirkan anak, ada yang berjuang mengurusi keuangan dan berkomunikasi sana-sini, ada yang mengurus rumah, dst. Hampir tidak ada yang bersantai-santai dalam beberapa saat ini.

Saya rasa begitu gambaran di dalam keluarga. Ada peran-peran tersendiri yang musti dilakoni supaya rumah tangga menjadi rumah tangga yang kokoh. Tidak boleh ada satu pihak yang bersantai-santai saat yang lain sedang berjuang.

Pada titik ini, dimana saya menyadari pentingnya kerjasama di dalam rumah tangga, saya jadi ingat diri saya sendiri. Beberapa saat lagi saya akan menjadi suami bagi istri dan ayah bagi anak, itu artinya ada peran penting yang perlu saya jalankan.

Sejujurnya ada ketakutan takkan memberikan yang maksimal dalam berperan, atau takkan sama peran saya dengan lelaki lain. Ya, ketakutan itu muncul. Namun InsyaAllah saya akan berjuang untuk berperan dengan baik, sebisa yang saya bisa.

Teruntuk calon saya, siapappun dan dimanapun berada, mari kita bekerjasama. Kerjasama untuk saling berperan, mengisi, menasehati, membelajarkan, mendidik pasangan, dan bekerjasama menuju surga.

Komentar