Surat untuk calon istriku (12) : Jalan dalam Gelap

Apakah kau tahu bahwa berjalan dalam gelap gulita malam ini membingungkan?
Berjalan tanpa cahaya, lalu mulai menabrak barang dan dinding di samping kiri-kananmu.

Sesungguhnya aku berjalan namun gusar..
Bagaimana aku akan menemukanmu jika mataku saja tak dapat melihat?
Bagaimana aku bisa membimbingmu jika jalan saja tak kupandang?

Sesungguhnya aku gusar namun kucoba berjalan..
Itulah mengapa telah terdengar sayup suaramu,
Pada ujung jalan yang seyogyanya perlu segera kutemukan.

Semoga engkau adalah cahaya,
Sehingga aku tahu kemana aku melangkah,
Membersamaimu telah membuatku senang,
Selagi berjalan dalam terang.

Komentar